<pre><pre>Menggaruk Perut Gatal selama Kehamilan Penyebab Stretch Marks, lho!

Perut terasa gatal selama kehamilan, terutama jika ibu menggaruknya, itu akan menyebabkan stretch mark setelah melahirkan. Karena itu, ibu perlu memperhatikan cara-cara untuk mencegah atau menyamarkan stretch mark sebelum atau setelah melahirkan, terutama di daerah perut, di sini. Ayo, kenali penyebab perut gatal dan bagaimana mencegah stretch mark selama hamil!

Penyebab Perut Gatal selama Kehamilan

Gatal perut secara alami dialami oleh ibu, terutama yang mengandung bayi. Selama kehamilan, kulit perut ibu membentang lebih jauh dan ini dapat menyebabkan permukaan kulit menjadi kering, sehingga perut menjadi gatal.

Perut yang gatal selama kehamilan juga dapat terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh Anda. Peningkatan kadar estrogen dapat menyebabkan rasa gatal di perut selama kehamilan. Namun tidak hanya perut, ibu juga bisa merasakan gatal di bagian tubuh, seperti payudara, paha, telapak tangan, kaki, dan sebagainya.

Baca juga: Ibu, Hindari 11 Kebiasaan Ini Saat Anda Hamil!

Cara Mencegah Stretch Mark saat Hamil

Tanda-tanda stretch mark biasanya muncul ketika usia kehamilan memasuki 13-21 minggu. Sekitar 90% wanita hamil mengalami kondisi ini. Namun, stretch mark juga bisa timbul jika ibu menggaruk area tertentu pada kulit yang terasa gatal, terutama di daerah perut.

Untuk membantu merawat kulit perut ibu sambil mencegah stretch mark, berikut ini berbagai cara yang bisa Anda lakukan!

1. Pertahankan Berat Badan

Selama kehamilan, kenaikan berat badan pasti terjadi. Namun, cobalah menjaga berat badan Anda dalam kisaran normal, Bu. Harap dicatat bahwa peningkatan berat badan yang signifikan dapat menyebabkan stretch mark. Karena itu, perhatikan asupan kalori yang dikonsumsi ibu selama kehamilan, Iya!

2. Perhatikan Asupan Nutrisi

Selama kehamilan, ibu bisa menambah asupan makanan yang kaya nutrisi dan vitamin C dan D. Kedua vitamin itu baik untuk kesehatan kulit. Seperti diketahui, vitamin C dapat meningkatkan produksi kolagen dan menjaga kulit tetap kencang, sehingga mencegah timbulnya stretch mark.

3. Tetap terhidrasi

Tidak hanya menjaga kesehatan, banyak minum juga bisa mencegah stretch mark. Dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, kulit Ibu akan lebih lembut dan lebih sedikit risiko bekas luka dibandingkan kulit kering. Cobalah untuk minum sekitar 8 gelas sehari dan hindari mengkonsumsi minuman berkafein atau manis.

Baca juga: Senang Ibu Hamil? Mudah, Ayah!

4. Gunakan Krim untuk Melembabkan

Usahakan menggunakan krim untuk melembabkan kulit, terutama di daerah perut, untuk mencegah dan menyamarkan stretch mark. Pastikan ibu juga memilih krim yang aman digunakan saat hamil. Nah, untuk mencegah dan menyamarkan stretch mark selama kehamilan dan setelah melahirkan, Ibu bisa menggunakan Krim Stretch Mark Blooming Belly Beautiful dari Buds Organics.


Kombinasi minyak jojoba dan ekstrak shea butter dalam krim ini bisa melembabkan sekaligus memberikan perlindungan pada kulit perut Ibu. Kandungan minyak Tamanol dan ekstrak chlorella vulgaris yang berasal dari tanaman Alga juga dapat menyehatkan sekaligus mencegah stretch mark pada perut ibu.

Krim ini aman digunakan oleh para ibu yang sedang hamil karena telah diuji secara klinis dan memiliki sertifikat penilaian Ecocert yang berasal dari Perancis, dan dibuat dari bahan-bahan organik berkualitas atau bebas dari pewangi buatan dan bahan kimia berbahaya bagi para ibu & # 39; kulit.

Baca juga: Inilah alasan mengapa wanita hamil harus tidur di sebelah kiri mereka

5. Gunakan Krim untuk Memelihara Kulit

Untuk mencegah stretch mark pada kulit akibat perut gatal, ibu dapat menggunakan Buds Organics Anti-Gatal Soothing Vit-C Belly Cream. Krim ini bisa menghilangkan rasa gatal di perut selama kehamilan serta menyehatkan perut Ibu agar tampak cerah.

Kandungan lilin gandum bekas yang terkandung dalam krim ini terbukti secara klinis untuk menyembuhkan gatal, alergi, serta memperkuat dan mempercepat pertumbuhan lapisan kulit luar ketika proses penyembuhan berlangsung. Kombinasi minyak inci inci organik dan vitamin C dapat memperkuat perlindungan

lapisan kulit dan membantu meningkatkan kolagen untuk mengencangkan kulit.

Kandungan ekstrak daun zaitun dan lidah buaya juga dapat melindungi kulit dari radikal bebas, menenangkan dan menyembuhkan iritasi serta stretch mark pada kulit. Selain itu, krim ini juga aman digunakan selama kehamilan dan setelah ibu melahirkan karena telah diuji secara klinis dan memiliki sertifikat penilaian Ecocert.

Jadi, sekarang ibu sudah tahu penyebab gatal perut selama kehamilan dan bagaimana mencegah stretch mark selama kehamilan? Ayo, lakukan cara-cara di atas agar kecantikan kulit dan perut Ibu tetap terjaga! (KAMI)

Referensi

Parenting Cry Pertama. Gatal pada Perut saat Kehamilan.

Apa yang Diharapkan. Stretch Marks selama dan setelah kehamilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here